Manfaat Membaca Al Quran

Manfaat Membaca Al Quran

Manfaat Membaca Al Quran – Teruntuk kaum muslim, membaca Al Quran menjadi salah satu ibadah wajib . tak hanya sekadar membaca saja, tetapi juga mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari. tetapi, waktu membaca Al Quran, apakah kita sudah melakukan etikanya secara benar?

lalu, apa saja ya manfaat etika dari membaca kitab suci tersebut? mari simak!

di antara amalan yg terhitung nilai ibadah Bila senantiasa dikerjakan ialah membaca Al Quran. dengan membaca Al Qur’an, pengamalnya akan menerima ganjaran besar serta memeroleh banyak manfaat. Apa saja?

Muhammad Abdul Qadir Abu Faris dalam buku Menyucikan Jiwa atau Tazkiyatun Nafs mengemukakan Bila Al-Qur’an benar firman Allah SWT yang tidak tercampur hawa nafsu serta tidak menciptakan penolakan.

Manfaat Membaca Al Quran 1

Al-Qur’an merupakan kitab yang berisi kalam Allah SWT serta diwahyukan pada Nabi SAW menjadi pedoman ajaran agama Islam. Al-Qur’an juga dikatakan sebagai karamah terbesar Rasulullah SAW yang hingga saat ini bisa dirasakan oleh semua kaum muslim.

Terpeliharanya Al-Qur’an yang hingga kini masih bisa ditemukan adalah berkat Allah SWT. di mana dia menjaga kemurnian Al-Qur’an dengan mengizinkan para hamba untuk menghafalnya, sehingga keaslian Al-Qur’an tetap lestari. Sebagaimana pernyataan Allah SWT dalam Surat Al-Hijr ayat 9:

اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰفِظُوْنَ

Arab Latin: Innā naḥnu nazzalnaż-żikra wa innā lahụ laḥāfiẓụn

Artinya: Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al Qur’an dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.

Membaca Al Quran dengan Tartil

Selain menghafal, cara lain yang bisa dilakukan buat memelihara kesucian Al-Qur’an ialah dengan rajin membacanya. Adapun Allah SWT serta Nabi SAW juga memerintahkan kepada kaum muslim buat melafalkan Al-Qur’an.

tetapi dalam membaca ayat-ayat Al-Qur’an, tidak sama dengan mengucapkan kalimat bahasa Arab umumnya. karena ini merupakan kalam Allah SWT, seorang muslim hendaklah melafalkannya dengan tartil. sesuai perintah-Nya dalam Surat Al-Muzzammil ayat 4:

وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ

Arab Latin: wa rattilil-qur`āna tartīlā

artinya: Bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan.

dalam buku Menyucikan Jiwa dijelaskan apa yang dimaksud dengan tartil, yakni benar dalam pelafalannya, pelan-pelan dan tidak terburu-buru, dan berdasarkan di tajwidnya.

Disyariatkan untuk tartil dalam membaca Al-Qur’an agar pembaca serta pendengarnya bisa menangkap makna yg terkandung serta masuk ke dalam hati mereka. pula bagi para penghafalnya, mengucapkan dengan tartil agar bisa memantapkan hafalan.

Manfaat Membaca Al Quran

berikut ini merupakan manfaat membaca Al Quran yang perlu Anda ketahui, Menukil dari buku Menyucikan Jiwa, serta buku rahasia Alam Malaikat, Jin dan Setan karya Umar Sulaiman Abdullah Al-Asyqar

1. Diselamatkan saat Hari Penghisaban Akhirat

Derajat orang yang selalu menyibukkan diri buat membaca Al-Quran akan dinaikkan apalagi saat hari penghisaban di hari kiamat kelak. Derajat mereka akan selalu naik ke tempat atas yakni surga .

Rasulullah SAW bersabda, “ada tiga orang yang di hari kiamat berada di atas bukit pasir dari kesturi hitam tanpa disentuh ketakutan dan tidak dikenal penghisaban sampai penghisaban pada semua insan terselesaikan. Pertama, orang yg membaca Al-Quran karena mengharapkan ridha dari Allah Azza wa Jalla. kedua, orang yang mengimami sekelompok orang dengan membacanya dan mereka ridha kepadanya.”

sesuai sabda Rasulullah SAW tersebut, dapat dikatakan bahwa seorang yg selalu membaca Al-Quran dengan mengharapkan ridha dari Allah SWT maka kelak saat hari kiamat akan diselamatkan dari hari penghisaban.

2. sebagai Obat Terbaik ketika Sakit

Membaca kitab suci Al Quran membuat perasaan, hati, serta pikiran kita menjadi tenteram. Mengapa? sebab dalam kitab suci Al Quran, ayat-ayatnya mengandung kenikmatan serta keindahan yang dapat dirasakan oleh ahli Al-Quran.

Imam Al-Suyuthi, dalam Al-Itqan, berpendapat tentang adanya 2 puluh 5 keistimewaan yg terdapat pada sebuah kitab suci Al Quran. beliau berkata, “Ibnu Majah dari lain-lain meriwayatkan bahwa Ibn Mas’ud mengatakan, ‘Hendaklah kalian berobat dengan Al-Quran serta madu.”

Selain itu, dalam hadist lain juga menjelaskan tentang manfaat Al Quran yang bisa menjadi obat terbaik saat sakit, yakni “Obat terbaik ialah Al-Quran”.

tidak hanya itu, Thalhah bin Mushrif berkata “Jika Al-Quran dibacakan kepada orang yang sakit, sakitnya akan terasa ringan.”

3. Dijauhkan dari Setan

Setan atau jin adalah makhluk Allah yang senantiasa akan Mengganggu keimanan kita. tetapi, hal tersebut bisa kita cegah dengan membaca Al-Quran.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa “Jin pernah berkata kepadaku, ‘Jika kamu hendak tidur, bacalah ayat Al-Kursi. dengan demikian, engkau akan senantiasa dalam lindungan Allah serta setan tidak bisa mendekat kepadamu sampai subuh.”

Rasulullah SAW pula bersabda tentang hal tersebut, yakni “tentang hal ini, jin itu benar, padahal dia sering berdusta.” (HR. Al-Bukhari)

Selain itu, Abu Hurairah jua meriwayatkan sabda Rasulullah SAW mengenai rumah yg tidak akan dimasuki oleh setan jika kita rajin membaca Al-Quran, yakni “rumah yg dibacakan surah Al-Baqarah tidak akan dimasuki setan.” (HR Al-Tirmidzi)

Bahkan, ayat yang terkandung di dalam kitab suci Al Quran juga bisa sebagai penangkal sihir atau kejahatan setan lainnya.

Ibn Baththal bersabda mengenai hal tersebut, “di dalam Al-Mu’awwidzat (Surat Al-Falaq dan Al-Nas) terkandung rahasia yg tidak terdapat dalam sesuatu apa pun selain Al-Quran. karena, dia meliputi semua doa yg mencakup banyak hal yang tidak disukai, seperti sihir, hasud, kejahatan setan, dan was was. oleh sebab itu, Rasulullah SAW merasa cukup dengan surah tersebut.”

4. Membuat Hati menjadi tenang

guy 2617866 1920 f60d2c4b5e7d815d12a2a976481875c3 600x400

Grameds~ kalian pasti sering bukan mengalami hati yang tidak tenang? Entah merasa was-was atau berpikir seolah akan ada hal yg tak menyenangkan terjadi. Nah, agar perasaan tadi hilang, ada baiknya kita membaca kitab suci Al Quran.

Ibn ‘Abbas r.a meriwayatkan bahwa Rasullah SAW bersabda, “Bila engkau merasa was-was, bacalah ayat: Dialah yg Mahaawal serta yg Mahaakhir, yang Mahazahir dan yg Mahabatin, serta dia Maha Mengetahui segala sesuatu (QS Al-Hadid [57]: 3)” (HR Abu Dawud).

5. Dikabulkan Doa Kita

Manfaat Membaca Al Quran 1

Doa-doa yang seringkali kita minta kepada Allah SWT, pasti ada yang dikabulkan dan ada yg tidak. Mengapa? sebab memang tidak semua yang kita minta pada-Nya akan diberikan. Terkadang Allah SWT memang menghancurkan rencanamu agar planning yang telah kamu buat itu tidak menghancurkanmu pada kemudian hari.

Sa’ad bin Abi Waqqash meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Doa Dzun Nun (Nabi Yunus AS) ketika berada di dalam ikan paus adalah, ‘La ilaha illa Anta, subhanaka inni kuntu minazh-zhalimin, tiada tuhan selain engkau , Mahasuci engkau. Sesungguhnya saya termasuk orang-orang yg menganiaya diri sendiri.’ Bila seorang Muslim berdoa dengan ini untuk memohon sesuatu, Allah pasti mengabulkannya.” (HR Al-Tirmidzi dalam Al-Hakim)

jika engkau ingin doa-doa yang engkau panjatkan kepada-Nya, didengar oleh-Nya, rajinlah membaca Al-Quran.

6. Memberi syafaat bagi pembacanya

Nabi SAW menuturkan, “Al-Qur’an merupakan pemberi syafaat yang dikabulkan syafaatnya serta penunjuk jalan yang bisa dipercaya. Siapa yang menjadikannya menjadi imamnya, maka Al-Qur’an akan menuntunnya ke surga.” (HR Ibnu Hibban, Baihaqi & Thabrani)

Abu Hurairah juga meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Al-Qur`an didatangkan di hari kiamat serta dia berkata,’Wahai tuhan, hiasilah dia (orang yang membaca Al-Qur`an).’ kemudian dipakaikan padanya mahkota kemuliaan. lalu Al-Qur’an berkata, ‘Wahai tuhan tambahi dia.’ kemudian dipakaikan padanya hiasan kemuliaan. lalu Al-Qur’an berkata, ‘Wahai tuhan, ridhailah dia.’ lalu dia dirihai. Lantas dikatakan padanya,”Bacalah serta naiklah, dan setiap satu ayat ia tambah satu kebaikan.” (HR Tirmidzi)

7. Senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah SWT

Manfaat dari membaca kitab suci Al Quran selanjutnya adalah kita sebagai makhluk Allah akan selalu memperoleh perlindungan dari-Nya.

Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa membaca seluruh Surah Al-Dukhan, awal Surah Al-Mu’min sampai ayat: ilaihi al-mashir (ayat 1-3), serta Ayat Al-Kursi pada sore hari, dia akan terlindungi hingga pagi hari berikutnya. Barang siapa membacanya pada pagi hari, dia terlindungi hingga sore hari.” (HR Al-Tirmidzi)

Etika Membaca Al Quran

apakah kamu memahami etika apa saja yang harus dilakukan saat membaca Al Quran? Sama halnya dengan etika makan atau etika berjalan, buat membaca sebuah kitab suci pun ternyata ada adabnya loh~

1. Sebelum membaca Al Quran

saat hendak membaca kitab suci Al Quran, alangkah baiknya kita membaca doa berikut:

ta’awwudz a’udzu billahisami’il-alimi minasy-syaithanir-rajim. Rabbi a’udzu bika min ha mazatisy-syayathin, wa a’udzu bika rabbi an yahdhurun.

artinya:

“saya berlindung pada Allah yg Maha Mendengar dan Maha Mengetahui dari godaan setan yg terkutuk. Ya Tuhanku, saya berlindung pada-Mu dari bisikan setan, dan aku berlindung kepada-Mu, Ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku.”

sehabis itu, sebaiknya kamu juga membaca Surah Al-Nas dan Surah Al-Fatihah, ya…

2. saat membaca Al Quran

saat sedang membaca kitab suci Al-Quran, terutama ketika membaca ayat tasbih, kamu sebaiknya sambil bertasbih serta mengumandangkan takbir juga. kemudian, saat membaca ayat yang berisi mengenai doa dan istigfar, sebaiknya kamu juga berdoa serta melafalkan istigfar.

lalu, ketika kamu membaca ayat Al-Quran yang berkaitan dengan sesuatu yg sedang kamu harapkan, usahakan kamu memohon kepada-Nya agar harapanmu itu dikabulkan oleh-Nya.

setelah itu, Jika kamu membaca ayat suci Al-Quran tentang sesuatu yg kamu takuti, sebaiknya engkau memohon perlindungan pada-Nya. tidak lupa buat melafalkan doa berikut, secara lisan atau dalam batin.

Subhanallah, naudzu billah, allahummarzuqna, allahummarhamna.

(Mahasuci Allah. engkau berlindung kepada Allah. Ya Allah, berilah kami rezeki, Ya Allah, rahmatilah kami).

3. setelah Membaca Al-Quran

Seusai membaca buku suci Al-Quran, alangkah baiknya bila kita membaca doa berikut, ya…

Shadaqallahu ta’ala wa balagha rasulullahi shallallahu ‘alaihi wa sallam, allahummanfa’na bihi, wa baraka lama fihi, alhamdu lillahi rabbil-alamin, wa astagfirullahal-hayyal-qayyum

artinya:

“Benarlah Allah yg Mahatinggi, Rasulullah SAW, telah menyampaikan kebenaran, Ya Allah, jadikanlah ini berguna bagiku dan berilah saya keberkahan dengannya. Segala puji bagi Allah, tuhan semesta alam. aku memohon ampunan pada Allah yg Mahahidup serta Maha Berdiri sendiri).”

4. Pendapat ahli tentang Etika Membaca Al Quran

Hudzaifah berkata “saya shalat bersama Rasulullah SAW. dia membaca Surah Al-Baqarah. Setiap kali membaca ayat tentang rahmat, beliau menyampaikan permohonan, setiap kali membaca ayat tentang siksaan, dia memohon perlindungan, dan setiap kali membaca ayat tentang penyucian, dia bertasbih.

Abu Mulaikah meriwayatkan bahwa Ya’la bin Malik bertanya kepada Ummu Salamah mengenai bagaimana cara Rasulullah SAW membaca kitab suci Al-Quran. lalu, Ummu Salamah menunjukan bacaan yg disertai penjelasan huruf demi huruf (HR Al-Tirmidzim Abu Dawud, serta Al-Nasa’i)

Abu Mulaikah juga meriwayatkan bahwa Ummu Salamah berkata, ‘Rasulullah SAW kadang-kadang menghentikan bacaannya dan membaca Alhamdu lillahi rabbil-alamin, kemudian berhenti serta membaca Al-rahman al-rahim, kemudian berhenti. (HR Al-Tirmidzi)

Qatadah meriwayatkan bahwa Anas pernah ditanya, “Bagaimana cara Rasulullah SAW membaca Al-Quran?”

dia kemudian menjawab. “beliau membacanya dengan memanjangkan (huruf yg semestinya dibaca panjang). beliau membaca bismillahirrahmanirrahim. beliau memanjangkan bismillah, memanjangkan al-rahman, dan memanjangkan al-rahim. “(HR Al-Bukhari)

Hudzaifah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Bacalah Al-Quran dengan dialek serta bunyi bahasa Arab. Waspadalah kalian terhadap dialek ahl al-’isq (pemuja cinta) serta dialek ahl al-kitabain (Yahudi serta Nasrani). Sepeninggalku, akan ada sekelompok orang yg mengulang-ulang Al-Quran serta melakukannya, tetapi bacaan Al-Quran itu hanya sebatas di kerongkongan mereka. Hati mereka dan hati pengagumnya sudah terkena fitnah.”

Thawus meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW ditanya, mengenai siapakah orang yang bunyi serta bacaannya paling baik dalam membaca Al-Quran? beliau menjawab, “Orang yang jika kamu mendengar dia membaca (Al-Quran), kamu melihatnya takut kepada Allah.” (HR Al-Tirmidzi)